Sabtu, 12 November 2011

AAARRRGGGHHHH!!!!!!

Ini udah terhitung setahun sejak kepergiannya..sampe detik ini pun, aku masih belum bisa ngrelain..
Beberapa hari ini juga pikiranku dilanda badai hebat lagi. Serasa setahun ini aku pindah rumah ke daerah amerika utara dimana badai terjadi hampir tiap bulan. Serasa pindah rumah ke tepi jurang yang sewaktu2 tanahnya bisa amblas. Aku ga pernah stabil lagi. Banyak waktu, aku hanya orang dengan kumpulan amarah di dalam. I can get angry very easily bahkan karena hal sepele sekalipun.

 Iya aku marah. Aku marah sama hidupku. Mungkin juga aku marah sama Dia untuk semua yang terjadi di hidupku. Ketika aku menemukan seseorang yang sangat aku kagumi, yang aku sayang dan juga sayang banget ma aku, kenapa kita harus berbeda. Kenapa dia harus begitu berbeda dan membuat ibuku menolak kehadirannya. Aku sebenernya ga tau mo marah ma siapa. Kadang aku pengen banget marah sama ibu karena kekeraskepalaannya. Dia cuma ngeliat cowok ini cari luar!for God's sake!kenapa sih ga mau ngasih kesempatan untuk duduk dan ngobrol!kenali dia lebih dalam dan baru kasih tau aku kalau dia emang buruk!

You don't know anything about him, Mom..tentang kesederhanaannya dalam menjalani hidup, tentang nilai-nilai hidup yang luar biasa yang dia punya, tentang kelembutan dan kesabarannya dalam menghadapi aku, tentang pengorbanannya untukku, bertahan 4tahun bersembunyi di belakangku, mencoba banyak cara untuk terlihat sejajar tingginya denganku supaya bisa dipandang..tapi semua itu ga berharga kan buat ibu?? Hanya karena umurnya lebih muda, ibu pikir dia akan meninggalkan aku suatu hari hanya karena aku akan menua lebih dulu 2 tahun?? Kesetiaan itu ga ada hubungannya dengan umur! Sama seperti kedewasaan itu ga ada hubungannya sama umur! Hanya karena dia kurang mampu, ibu pikir dia ga akan mampu memenuhi kebutuhan hidupku, membuatku menderita karena kekurangan materi..Almarhum bapak bahkan pernah bilang sama aku, "Nasib orang ga ada yang tau, Nduk..", ketika itu aku cerita sama bapak kenapa ibu ga setuju sama hubunganku. Uang itu bisa dicari, rejeki itu sudah ada yang mengatur. Tapi kepribadian yang baik, ga banyak bu cowok sekarang yang punya itu. Soal beda agama, itu memang sesuatu yang ga bisa kuubah. Aku tetap pada prinsipku bahwa keyakinan itu adalah hubungan yang sangat personal antara manusia dengan Tuhan. Selama orang itu baik, agama apapun yang dia pegang ga akan ada bedanya. Aku lihat sendiri, ada lebih banyak cowok yang seagama ma aku tapi ga lebih bermoral dari dia. Dan aku juga percaya, jodoh itu bisa dari seberang lautan manapun, Itu juga kan yang terjadi ma bapak dan ibu, kenapa harus tertutup atau ditutup kemungkinannya untuk aku??

 Tuhan jika Engkau benar2 ada dan mendengarku,,
Kumohon dengarkan ini..

Engkau yang mempertemukan kami..Engkau yang mendekatkan kami dan membuatku percaya dialah yang terbaik untukku..kumohon bukakan jalan..kumohon bukakan jalan untuk kami..bantu dia agar kuat memperjuangkan semua..bantu kami agar kami mampu memenangkan perjuangan ini..aku tau dia kelelahan sekarang, persediaan amunisinya habis, dan dia perlu istirahat dan mempersiapkan bekal dan amunisinya untuk berjuang lagi..kumohon bantu dia, kuatkan tekadnya untuk menjemputku di sini..aku akan menunggu sambil berjuang keluar dari penjara emas di menara yang tinggi ini..kumohon jangan biarkan dia menyerah..please..

Kalau kamu baca ini, mas, denger,,ini belum berakhir..kita belum kalah..kita hanya perlu atur strategi biar bisa menang..aku tau kamu pengen mundur dulu dari perang ini..aku tau kamu lelah..tapi aku masih bisa merubah keadaan. Semua masih bisa berubah! Aku tau kita bisa menang! Aku tau aku bisa menaklukkan ibuku..aku janji..please percayalah..kembalilah untuk berjuang lagi..aku butuh kamu..aku akan menunggu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar